Labels

Thursday, November 19, 2015

Mencoba topik lain..

Sejak merit tiap dinner time tontonan wajib adalah channel Metro TV n sebelum berangkat kerja sekarang nontonnya channel TV One. >.<  things I never do before sejak ak lahir. hahaha.


Tapi topiknya bukan itu. 

Mungkin ini sebenarnya sudah ada di TV sejak lama. Tapi ya..berhubung aye baru "dipaksa" nonton TV lokal jadinya baru notice video ini disela-sela iklan2 dan acara TV lainnya. =P  *maapken kalau norak sikit*

Tau kan Conversation International? Mungkin yang masih belum tahu boleh googling. -ak jg baru googling lately- The big idea mereka adalah menyuarakan isi hati alam, salah satunya melalui video-video yang tidak hanya oleh artis-artis internasional tapi juga lokal.
Ada Julia Roberts as Mother Nature, Liam Neeson as Ice, Harrison Ford as The Ocean, Kevin Spacey as The Rainforest, Penelope Cruz as The Water, Ian Somerhalder as The Coral Reef, Edward Norton as The Soil, Lupita Nyong'o as The Flower, Robert Redford as The Redwood etc.


Di Indonesia sendiri mengusung tema ALAM BERBICARA melakukan hal yang sama. Ada Panjdi Pragiwaksono sebagai Hutan Tropis, Christine Hakim sebagai Ibu Pertiwi, Lukman Sardi sebagai Samudra dan Najwa Shihab sebagai Air.



Nah, di video yang air ini, membuatku bener-bener merasa "touch". Selama ini memang selalu ngajarin anak-anak dan mengingatkan diri sendiri juga untuk selalu save energy dan water. Berusaha sebisa mungkin menghemat (walau kadang masih suka boros). Tapi dengan menonton video ini membuat ak merasa I need to do more. Sebagai ex guru IPA, pelajaran menengai save energy ini adalah salah satu topik favorit ak. Waktu jaman kuliah juga topik Global Warming adalah topik favoritku buat debat di PR class. Pada waktu itu tujuanku adalah mengajak sebanyak mungkin orang-orang disekitarku untuk menghemat energi. 

Tapi, pada kenyataanya sangatlah sulit. Pola pikiran yang cenderung berpikir "Ah, cuma bentar doank." " Cuma gini doank bisa ngefek apa sih?" or " Percuma gw save energy tp org lain ngga."

Padahal, good habit dimulai dari sebuah kebiasaan. Satu individu akan menginfluence yang lain dan pada akhirnya sebuah kelompok kecil akan terbentuk, dari kelompok-kelompok kecil itu akan menjadi masing-masing individu yang akan menginfluence yang lain sehingga suatu saat kelompok besar terbentuk.

Pada akhirnya, I decide to just show it in my act. Sulit awalnya. Misalnya close tap saat sikat gigi. Itu kadang suka lupa awal2nya, turn off light n AC saat keluar ruangan, buang sampah pada tempatnya. Itu hal2 gampang tapi sulit juga awal2nya. 

Saat ak share ke anak-anak, mereka ada yang bilang, "My father always throw outside the window from car.", "I never turn off my TV." or even worst  " Ms, I have told my parents like that, but they don't care".  
Bahkan saat membahas topik pembakaran hutan ada yang menjawab "But my dad said if we don't burn it, we don't get money."  *miris* 

Ak berpikir, alam ini sudah sangat sakit. Very sick. Waktu ak masih SD belajar ttg siklus pergantian musim dari kemarau ke hujan dan ke kemarau terjadi setiap 6 bulan sekali tidak pernah meleset jauh seperti sekarang ini. Sekarang pelajaran IPA ku jaman SD sudah tidak bisa dipakai lagi perihal siklus pergantian musim itu. 
Pernahkah ada yang notice itu?
Hanya dalam kurun waktu 10-15 thn saja bumi ini sudah berubah banyak.

Bagaimana dalam kurun waktu 10-15 tahun kedepan?
Apa anak-anak kita nanti bisa melihat hijaunya alam dan udara yang segar lagi?  


#INEEDNATURE







"Because without a healthy earth, there isn't a healthy anything"





10 comments:

  1. luar biasa *tepoktgn* setuju bgt tuh kita harus mulai semua habit itu dr diri kita. G jg mencoba kyk begitu dari diri sendiri juga, susah bener awalnya tapi harus dimulai dari skrg drpd alam makin "sakit"
    Good job*thumbs ups* buat topik blog nya shal! bosen sama topik meritan mulu DX*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Someone said to me klo kebiasaan yg terus qta lakukan itu akn membentuk karakter kita nantinya. ^^
      Let's try together!

      Delete
  2. Superrrr bener banget, menjaga alam di mulai dari kita sendiri seperti gk buang sampah sembarangan :) cuma kadang kaya matiin lampu dan AC emang suka kelupaan >.< hihi. Thanks shal udah bahas topic yg antimainstream :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Doeenk...topik antimainstream *lol*

      Delete
  3. Wow,,saluutt Mrs.Shally angkat topik yg anti mainstream.. *thumbs up*
    Iyaa ni kita hidup skrg di jaman yg uda beda bgt dr kita kecil y.. musim ujan aja baru mulai skrg.. dulu2 pelajaran ipa kita masih bener.. klo skrg mulai ragu deh.. awal2 buat nerapin ga buang sampah sembarangan susah bgt.. tp klo mw berusaha pastii lama2 bs.. sampe2 tas kadang jd tmpt buang sementara sampe nemu TPS.. hahaha.. :D
    lanjuttt Mrs.Shally ;p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Idem nih Prisil tas jd tmpt sampah or kantong2 celana. Kdg pe lupa keluarin >.<

      Delete
  4. Intinya alam rusak karena keserakahan manusia yah shal. Gw inget satu quotes yang bilang "Once all the trees are burnt, you'll realize that you can't eat money" semacam itu deh. Hiks. gw yg masi blm biasa satu doank nih, pas cuci tangan dan sabunan, aer nyala aja gt. mustinya dah kelar sabunin tangan baru nyalain lagi.. Musti rajin2 inget. Sisanya lumayan soal listrik ac dll. Dan di rmh gw ada tempat sampah khusus barang recycle shal. Lo juga pasti kebiasaan de kan ngajar di sekolah Tzu Chi.. Haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. It's true, Fan. greed detroys the earth..
      I ever read that quote also. Di Indonesia blm bener2 bagus untuk recycling sistemnya..kebiasaanya sih skrg buang sampah pisahin n ngumpulin yg bs di recycle bw ke sekolah buat didrop di recycle area. hehehe. cb bs kek Jepang ada hari khusus buang sampah tertentu itu pasti keren bnr dah ^^

      Delete
  5. Oh, ex guru IPA? pantesan logical benerr.

    Ahh ini penting sih Shal, topik menarik dan yang perlu kita semua aware about the issue. Temen - temen gw aja sampe ada lho, yang ga mau menanam tanaman di rumah, sesimpel alesan, "males urusnya."

    Jadi anak - anaknya ga dibiasakan untuk melihat atau ya bahkan merawat tanaman ataupun mengerti flora dan fauna. Mungkin tahunya oksigen itu dari AC.

    miris, makanya kita sih harus start dari hal terkecil. good habits kamu perlu kita semua contoh nih.

    Thank you for sharing this.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu "kecebur" sebentar jd guru IPA >.<, Dri.
      Iya..kek ikut Earth Hour day jg sk pada bilang "panas"
      Tadinya wedding favor g mau g ksh bibit or succulent tp.. succulent kemahalan (pdhl tu tanaman yg ga mahal sbnrnya tp di jkt mehong), trz klo cm bibit ga diksh tu ma ortu. hiks. pdhl pengen ngajakin go green sekalian.

      Thank you for supporting it ^^

      Delete